Menjadi seorang pemimpin, itulah yang dapat saya laksanakan, meski saat serah terima jabatan, ada beberapa orang yang kurang suka terhadap saya, entah karena dari fisik, entah dari cara orang memandang saya, yang pasti beberapa orang itu kurang suka terhadap saya.
Tugas pertama saya saat itu adalah PORAK (Pekan Olah Raga dan Kreatifitas) kebetulan saat pelaksanaan itu yang berlangsung 3 hari, bertepatan dengan pelaksanaan pemantapan kelas IX menjelang UN sedangkan itu bukan program kami, melainkan program pihak sekolah, kami hanya menjalankan amanat yang diberikan,otomatis kelas IX tidak dapat mengikuti kegiatan tersebut, tiba-tiba saat sedang pelaksanaan, kelas IX di komandoi oleh (Sebut saja yuni) berkumpul di lapangan upacara dan mereka tiba-tiba merebut microfon yang berada di tangan MC, dan mereka menyampaikan suaranya layaknya demonstrasi, mereka berteriak-teriak layaknya demonstrasi besar-besaran yang mengiginkan harga barang pokok yang mahal atau meminta gajih lebih, itulah yang terjadi saat itu, secara cepat (pada saat itu saya) langsung mencabut kabel microfon pada sambungan kabel dan memerintahkan seluruh tim saaat itu langsung berkumpul di ruangan panitia untuk menenagkan diri,(karena saat itu tim menjadi kaget dan ketakutan). Kami menunggu hingga keadaan mereda kembali dan kegiatan berlanjut.
Setelah hari ke 3 dari pelaksanaan, kami mengadakan rapat evaluasi mengenai hal tersebut, dan kami mendapat hasil bahwa kejadian tersebut telah di rencanakan jauh hari dari pelaksanaan kegiatan tersebut buktinya, ada beberapa anggota tim yang mendapat sms berbunyi
"LIHAT NANTI AKAN ADA KEJUTAN DARI KELAS 9"
Kami berusaha menganggap hal ini biasa dalam kehidupan berorganisasi,namun yang tidak mengenakan bagi kami adalah, ada salah satu anggota tim yang di pukul oleh kelas IX dengan alasan kelas IX tidak dapat ikut kegiatan PORAK tersebut.
Yang kami pikirkan sampai saat ini adalah mengapa pelaku tersebut melakukan hal tersebut kepada adik kelasnya yang hanya menjalankan tugas dari pihak sekolah. bukannya langsung berbicara kepada pihak sekolah "apakah mereka hanya berani pada orang yang lemah?"
semoga dengan tulisan ini anda dapat lebih berpikir dalam melakukan sesuatu
-khaerul iqbal-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar